Premi Asuransi Prudential Indonesia Naik 16,4 Persen

ASURANSI PRUDENTIAL

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Prudential Life Assurance boleh unjuk gigi tahun 2013 lalu. Sebab, pendapatan preminya naik 16 persen atau menjadi Rp 22,5 triliun di sepanjang tahun lalu. Realisasi pertumbuhan itu tercatat tiga kali lipat dari pertumbuhan rata-rata industri asuransi jiwa yang hanya sebesar 5,8 persen.

“Kami sangat bersyukur, kami mampu mencatatkan pertumbuhan, mengingat tahun lalu merupakan tahun yang menantang bagi semua pelaku industri jasa keuangan di Indonesia,” ujar Direktur Utama Asuransi Prudential Indonesia, William Kuan, Selasa (15/4/2014).

Menurutnya, industri asuransi jiwa membukukan penurunan pertumbuhan pemegang polis sekitar 4 persen. Tetapi, Asuransi Prudential Indonesia masih membukukan pertumbuhan. Meski, pertumbuhan premi bisnis baru perusahaan asuransi yang berbasis di London, Inggris tersebut cuma naik tipis, yakni 6 persen.

Hingga 31 Desember 2013, jumlah tertanggung di Asuransi Prudential Indonesia mencapai lebih dari 2,2 juta jiwa atau melejit 23,8 persen daripada tahun sebelumnya. Saat ini, total dana kelolaan perusahaan mencapai Rp 38,8 triliun. (Christine Novita Nababan/Asnil Bambani Amri)

Asuransi Kesehatan, Apakah Penting ?

Biaya pemeriksaan kesehatan naik pesat dari tahun ke tahun. Laju inflasinya dapat mencapai 20 persen per tahun. Artinya, biaya untuk berobat tahun ini lebih tinggi 20 persen ketimbang tahun lalu. Tidak sedikit orang yang harus menjual harta bendanya karena harus membayar biaya pengobatan.

Sebenarnya risiko ini dapat dikurangi dengan memiliki asuransi kesehatan. Produk asuransi kesehatan yang ada di pasaran sangat beragam. Ada asuransi berjenis hospital cash plan, yaitu asuransi yang memberikan pergantian pada jumlah tertentu, misalnya Rp 500.000 per hari ketika kita dirawat rumah sakit. Ada pula asuransi penggantian yang memberikan penggantian secara terinci atas berbagai macam biaya yang kita keluarkan ketika berobat ke rumah sakit.

Pembayaran premi untuk asuransi jenis hospital cash plan biasanya lebih murah. Pasalnya, perusahaan asuransi sudah dapat mengukur berapa kira-kira biaya yang harus mereka keluarkan karena jumlahnya sudah pasti. Berapa pun biaya yang dikeluarkan oleh nasabah, perusahaan asuransi hanya wajib membayar dalam nilai yang tetap seperti telah tertuang dalam polis. Misalnya di dalam polis tertera nasabah akan mendapatkan biaya penggantian Rp 500.000 per hari. Jadi, jika nasabah mengeluarkan biaya perawatan di rumah sakit sebesar Rp 1 juta dalam satu hari, perusahaan asuransi hanya memberikan penggantian Rp 500.000 sesuai dengan ketentuan di awal. Sebaliknya, jika dalam satu hari nasabah mengeluarkan biaya Rp 400.000, penggantian yang diberikan perusahaan asuransi tetap Rp 500.000.

www.asuransiprudentiall.wordpress.com

Sebaliknya, premi untuk asuransi penggantian akan lebih mahal ketimbang jenis hospital cash plan. Biasanya di dalam polis tertera apa saja tindakan medis yang mendapatkan penggantian beserta pagunya. Nasabah juga dapat memilih plan apa yang diinginkan. Misalnya plan A yang menawarkan biaya penggantian rumah sakit dengan jumlah Rp 250.000 per hari dan biaya dokter Rp 100.000 per hari. Selain itu, ada pula rincian penggantian setiap tindakan medis yang termasuk dalam lingkup asuransi. Sementara plan B menawarkan biaya penggantian kamar yang lebih besar, semisal Rp 500.000 per hari dengan biaya dokter Rp 200.000 per hari. Semakin banyak penggantian yang akan diberikan, semakin tinggi premi yang harus dibayarkan.

Eko Endarto, perencana keuangan dari Finansia Consulting, memberikan saran, sebaiknya kita mengumpulkan dahulu kira-kira layanan seperti apa yang kita inginkan. ”Misalnya kita nyaman dengan kelas VIP dengan biaya kunjungan dokter yang Rp 250.000 dan fasilitas lainnya. Kumpulkan semua datanya, baru nanti cari produk apa yang cocok dengan kebutuhan kita,” tutur Eko.

Asuransi untuk karyawan

Bagi mereka yang bekerja mandiri seperti wirausaha, free lancer yang tidak memiliki fasilitas asuransi dari institusi tempatnya bekerja, sudah seharusnya memiliki asuransi kesehatan. Pemerintah belum memberikan jaminan asuransi kesehatan bagi rakyat secara luas. PT Askes akan bertransformasi menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Askes yang berubah menjadi BPJS Kesehatan berlaku mulai 1 Januari 2014. Peserta yang secara otomatis bisa menjadi peserta BPJS per 1 Januari mendatang, yakni peserta Askes sendiri, peserta Jamkesmas, TNI dan Polri aktif, dan JPK Jamsostek. Selebihnya, masih menunggu proses kepesertaan. Sementara cakupan layanan kesehatan apa yang akan ditanggung oleh BPJS ini juga belum sepenuhnya dijelaskan secara terinci.

Bagaimana dengan karyawan yang biasanya sudah mendapatkan fasilitas dari tempat bekerja ? Coba cermati apakah asuransi dari tempat bekerja sudah mencukupi kebutuhan. ”Kalau penggantian dari kantor sangat tidak memadai, boleh beli lagi asuransi penggantian yang lengkap. Namun, kalau penggantian dari kantor hanya kurang sedikit saja belilah asuransi kesehatan jenis hospital cash plan,”

Asuransi Prudential Indonesia dan KidZania Bekerja Sama Ajarkan Prinsip Pengelolaan Keuangan Kepada Anak-Anak

PT Prudential Life Assurance ( Asuransi Prudential Indonesia ) bekerja sama dengan KidZania Jakarta untuk memberikan pemahaman mengenai keuangan (financial literacy) bagi anakanak melalui peluncuran Prudential Vault. Kehadiran wahana terbaru di KidZania tersebut, merupakan perwujudan dari konsep pengelolaan keuangan Cha-ching Money Smart Kids dalam bentuk nyata. Cha-ching Money Smart Kids, program pembelajaran online interaktif melalui karakter animasi, musik, dan video kartun, memiliki empat pilar utama, yaitu memperoleh (earn), menabung (save), membelanjakan (spend), dan menyumbang (donate).

Dari keempat pilar tersebut, Prudential Vault di KidZania menghadirkan konsep “menyumbang”, yaitu memberi kembali kepada masyarakat terutama bagi mereka yang membutuhkan, melalui berbagai aktivitas pembelajaran yang menyenangkan. Setelah mendapatkan pengalaman mengelola keuangan di Kidzania, anak–anak bersama orang tua di rumah juga dapat mengunjungi www.cha-ching.co.id untuk mempelajari lebih dalam mengenai pengelolaan keuangan.

www.asuransiprudentiall.wordpress.com

Uchu Riza, City Mayor of KidZania menjelaskan, “Di setiap establishment yang ada, KidZania menerapkan 6 Guidance Right atau hak anak, yakni to be, to know, to create, to share, to care, dan to play. Melalui berbagai kegiatan yang ada di KidZania, anak-anak diajak untuk bermain peran melakukan aktifitas profesi layaknya orang dewasa, dan memperoleh gaji berupa KidZos dari hasil kerja mereka. Selanjutnya, mereka akan belajar untuk menentukan pilihan apakah mereka akan menabung KidZos atau menggunakannya untuk membeli makanan atau barang lainnya.”

“Dengan pembelajaran pengelolaan keuangan Cha-Ching terutama konsep “menyumbang” melalui Prudential Vault, anak-anak dapat mengalami langsung rasanya menjadi anggota masyarakat yang peduli terhadap sesama dengan menggunakan uang yang mereka peroleh dari kerja keras untuk membuat perbedaan dalam masyarakatnya,” tambah Uchu.“

asuransi prudential

“ Asuransi Prudential dan KidZania berkeyakinan bahwa perusahaan memiliki peranan dalam mempersiapkan anak-anak Indonesia menyongsong masa depan yang lebih baik dan cerah. Kami percaya dengan menanamkan nilai-nilai tentang memperoleh, menabung, membelanjakan, dan menyumbang sejak usia dini, kami membantu anak-anak untuk memahami cara mengelola keuangan yang akan bermanfaat bagi mereka, keluarganya, dan lingkungannya di masa depan. Hal ini didasari oleh hasil penelitian kami yang menunjukkan bahwa 95 persen dari orang tua ingin dibantu dalam hal program pendidikan yang mengajarkan pengelolaan keuangan bagi anak-anak. Melalui Prudential Vault di KidZania, kami mengemas nilai-nilai tersebut dengan aktivitas pendidikan yang menyenangkan dan interaktif bagi anak-anak,” kata William Kuan, Presiden Direktur Prudential Indonesia.

“Keberadaan Prudential Vault sebagai sebuah sarana sosialisasi nilai-nilai yang diusung Cha-ching merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang lebih besar yaitu ‘Sejuta Hati untuk Sejuta Mimpi’, yang kami luncurkan di tahun 2012. Program ini merupakan komitmen perusahaan untuk menyentuh kehidupan satu juta orang Indonesia yang kurang beruntung, termasuk anak-anak yang merupakan masa depan Indonesia. Porsi terbesar dari inisiatif ini adalah\ memberikan pembelajaran mengenai pemahaman pengelolaan keuangan,” kata William. “Sejak diluncurkan pada Oktober 2012, program pembelajaran pengelolaan keuangan Cha-ching telah menjangkau lebih dari 200.000 orang terutama anak-anak di Indonesia. Dengan kepopuleran KidZania, kami percaya bahwa Prudential Vault akan membantu menjangkau sasaran yang lebih banyak.lagi,” tutup William.

Berasuransilah Selagi Usia Muda

Anak muda sering dianggap tidak pernah berpikiran panjang, emosi yang meluap-luap cenderung disalurkan untuk hal-hal yang hanya memiliki dampak dalam jangka pendek. Hal ini dianggap wajar, karena anak muda selalu berkeinginan untuk mengekspresikan segala hal yang dianggapnya menarik. Pencarian jati diri membuat anak muda berani untuk mencoba hal-hal baru, seperti berolahraga ekstrem, mencoba karir baru, dan berplesir dengan gaya back pack.

Jiwa muda cenderung membuat seseorang mengabaikan resiko yang bisa saja terjadi. Hal ini membuat mereka merasa belum perlu membutuhkan proteksi asuransi maupun investasi untuk masa depannya. Padahal, jika seseorang sadar memiliki asuransi semakin dini, banyak keuntungan yang dapat diraih.

Jika anda mempunyai polis Asuransi Prudential di usia muda, banyak berbagai keuntungan yang bisa anda nikmati.

1. Biaya asuransi menjadi lebih rendah, karena tingkat resiko anak muda lebih rendah dibandingkan orang dewasa.

2. Masa perlindungan asuransi lebih lama karena sejak usia muda sudah terlindungi.

3. Mempunyai lebih banyak pilihan jenis perlindungan asuransi, seperti asuransi kesehatan, perlindungan penyakit kritis dan sebagainya, sehingga anda dapat memiliki manfaat asuransi lebih besar.

4. Dimasa muda, kebutuhan anda belum sebanyak saat anda sudah berkeluarga, sehingga anda masih bisa menabung di Asuransi Prudential tanpa membebani pengeluaran anda.

5. Karena anda menabung sejak dini, maka hasil investasi yang anda peroleh akan lebih besar. Hasil investasi yang besar ini dapat digunakan sebagai persiapan dana membeli mobil, rumah, dana berlibur atau dana di hari tua.

Kesimpulannya, banyak sekali manfaat untuk anda yang sejak dini menabung di Asuransi Prudential, selain anda dilindungi dan hasil tabungan anda berkembang pesat yang dapat anda gunakan jika anda butuh dana di masa depan. Tidak ada salahnya untuk sedia payung sebelum hujan. Usahakan diri anda untuk menyisihkan sebagian kecil penghasilan anda untuk ditabung di Asuransi Prudential sehingga uang anda berkembang dan impian anda bisa tercapai.

Apabila anda ingin lebih mengenal produk tabungan investasi Asuransi Prudential, kami dengan senang hati siap mendengarkan dan memahami kebutuhan investasi anda, silahkan hubungi :

021-92505819

www.asuransiprudentiall.wordpress.com

Asuransi Prudential Indonesia Mencatatkan Kinerja Keuangan yang Kuat Pada Kuartal Pertama 2013

PT Prudential Life Assurance ( Asuransi Prudential Indonesia ) mempertahankan momentum pertumbuhan bisnisnya dan mencatat kinerja keuangan yang kuat pada kuartal pertama1 dalam tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2013 (“Kuartal-1 2013”).
Ada tiga pendorong utama di balik pertumbuhan yang konsisten dari kinerja keuangan perusahaan. Hal tersebut meliputi:

  • Komitmen Prudential Indonesia untuk terus berinovasi, guna menyediakan cakupan produk yang lebih luas dengan peluang investasi terkait yang dapat memenuhi kebutuhan nasabah dan para mitra yang terus berkembang
  • Pengembangan distribusi multi-channel dan jaringan pelayanan
  • Program sosialisasi dan edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat jangka panjang dari perencanaan keuangan, serta peranan penting asuransi dalam menyediakan masa depan keuangan yang stabil.
  • Pendapatan premi bisnis baru Prudential pada kuartal pertama 2013 tumbuh 22% menjadi Rp 2,6 triliun (2012: Rp 2,1 triliun) berkontribusi 26% dari total pertumbuhan pendapatan premi sebesar Rp 5,5 triliun. Total klaim dan manfaat yang telah dibayarkan oleh Prudential Indonesia kepada nasabah pemegang polis sebesar Rp 2,4 triliun, menggarisbawahi lebih lanjut komitmen Prudential Indonesia dalam membantu nasabah dalam membangun masa depan keuangan yang baik.

www.asuransiprudentiall.wordpress.com

Asuransi Prudential Indonesia juga menegaskan kembali komitmennya melalui gerakan “Satu Juta Hati untuk Satu Juta Mimpi”, yang bertujuan untuk menyentuh dan memberikan manfaat bagi 1 juta orang Indonesia pada akhir tahun 2014 melalui berbagai program, dengan fokus pada pendidikan dan anak-anak serta penanggulangan dan kesiapsiagaan bencana. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap pendidikan rakyat Indonesia, dan membantu keluarga mereka membentuk keahlian dalam mengatur keuangan mereka untuk masa depan yang lebih terjamin. Presiden Direktur Asuransi Prudential Indonesia, William Kuan, mengatakan: “Kami percaya pertumbuhan yang berkelanjutan mencerminkan kapasitas Prudential Indonesia dalam memenuhi komitmen bagi nasabah kami, yaitu dengan memberikan kemudahan bagi mereka untuk membangun masa depan keuangan yang kokoh bersama kami. Bagi Prudential Indonesia, ini berarti mendengarkan dan terus berusaha memahami apa yang dibutuhkan masyarakat seiring dengan pengembangan portofolio produk kami, seperti yang ditunjukkan antara lain peluncuran produk asuransi mikro pertama kami “PRUaman”, untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia.
“Kami percaya momentum pertumbuhan Prudential Indonesia akan terus berlanjut tahun ini, yang memungkinkan Asuransi Prudential Indonesia untuk terus memenuhi kewajiban sebagai perusahaan yang bertanggung jawab, berkontribusi bagi pertumbuhan industri dan pendidikan untuk masyarakat, serta membantu memastikan kesehatan keuangan jangka panjang bagi nasabah kami,” tambah William.

Setiap Orang Hadapi Resiko Sakit dan Meninggal Dunia

Semua orang, baik kaya maupun miskin, menghadapi dua risiko yang sama, yakni sakit dan meninggal dunia. Seseorang boleh saja memiliki gaji ratusan juta rupiah setiap bulan, tapi ketika sakit datang, ia tak bisa mengelak.

Gaji dan kekayaannya juga belum tentu cukup membiayai pengobatannya. Urusan kapan ajal menjemput kita lebih misterius lagi.

Masalahnya, ketika benar-benar datang risiko sakit dan meninggal itu akan mengganggu perencanaan keuangan kita sebagai individu atau keluarga. Kematian orang yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, misalnya, bisa mengancam masa depan pendidikan buah hati. Persoalan kian rumit jika keluarga itu menanggung utang.

Jangan keburu paranoid! Semua risiko bisa kita hadapi jika kita mau mengantisipasinya sejak dini. Untuk mengantisipasi dua risiko utama dalam hidup tadi, para perencana keuangan menyarankan, setiap keluarga menyiapkan proteksi berupa asuransi. Ini syarat mutlak sebelum kita menyusun rencana keuangan yang lain.

Di tengah tawaran produk asuransi yang semakin marak, tentu saja, kita tidak bisa asal mencomot produk asuransi. Masalahnya, memilih produk asuransi tidak mudah. Orang bilang, asuransi adalah produk yang manfaatnya tidak bisa langsung terlihat ketika baru dibeli. Alhasil, kita kerap diliputi kebingungan dalam menjatuhkan pilihan atau malah merasa tidak memerlukan asuransi.

Meski begitu, kita tak perlu gelap mata dengan membeli berbagai macam polis asuransi sekaligus. Betul, sebagai perlindungan dari beragam ancaman lingkungan, idealnya, segala risiko perlu diproteksi. Namun, karena keterbatasan dana, kita harus bisa memilih asuransi yang sesuai isi kantong dan kebutuhan hidup.

Hitung kebutuhan dengan cermat

Karena itu, sebelum memilih produk asuransi, kita perlu melakukan profiling. Profiling adalah analisa yang meliputi kedudukan si calon nasabah dalam keluarga, siapa saja anggota keluarga yang jadi tanggungannya, sejarah kesehatan, pekerjaan, karakter, kebutuhan, dan kondisi lingkungan.
Dengan mengetahui profil diri sendiri, seseorang bisa menentukan risiko dan jenis asuransi apa saja yang dibutuhkannya. Apalagi, risiko atau kebutuhan hidup selalu berkembang dan berubah seiring perjalanan waktu dan nasib seseorang.

Risiko yang paling pasti adalah meninggal dunia. Risiko ini dapat timbul karena sakit, kecelakaan, bencana alam atau peristiwa-peristiwa lain yang tak terduga. Otomatis, risiko ini wajib diproteksi oleh mereka yang memiliki nilai ekonomis atau menjadi sumber penghasilan keluarga. Jika si sumber pendapatan tersebut meninggal dunia atau mengalami kecelakaan berat, produk asuransi dapat dipakai oleh anggota keluarga yang ditimpa kemalangan itu untuk membiayai kebutuhan hidupnya dan terbebas dari kesulitan finansial.

Karena itu, asuransi jiwa sifatnya wajib bagi pencari nafkah atau tulang punggung keluarga. Sedangkan jika tidak punya tanggungan atau tidak ingin mewariskan apapun, orang tersebut tidak memerlukan asuransi jiwa.

Risiko atau ancaman lain adalah kemungkinan menderita sakit, cacat atau kelumpuhan. Alih-alih mencomot dana investasi, lebih aman jika biaya berobat berasal dari klaim asuransi yang kita cairkan. Jadi, biaya itu tidak mengganggu alokasi dana darurat atau dana investasi.

Asuransi kesehatan yang dapat melindungi seseorang dari berbagai risiko itu diperlukan, tidak hanya bagi si pencari nafkah tapi juga setiap orang. Tapi untuk efisiensi, asuransi kesehatan terutama dibutuhkan bagi si pencari nafkah.

Risiko yang juga dapat mengancam tujuan hidup dan kesejahteraan seseorang adalah kehilangan atau kerusakan barang berharga yang dimiliki. Namun, dalam menentukan jenis asuransi yang diperlukan untuk memproteksi harta benda, kita harus membuat skala prioritas.

Untuk mengukur jenis harta benda yang wajib diproteksi, kita bisa melihat nilai dan manfaat harta tersebut. Misalnya, rumah tinggal dan kendaraan sangat penting untuk aktivitas keluarga.

Ancaman lain yang berpotensi menghampiri hidup seseorang dapat bersumber dari lingkungan. Misalnya risiko inflasi, bencana alam, penipuan investasi, dan sebagainya.

Para perencana keuangan sepakat menyarankan, sebuah keluarga minimal harus memiliki asuransi yang terkait dengan risiko pribadi, yakni asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Di luar dua asuransi itu, kita bisa memiliki asuransi lain sesuai kebutuhan dan prioritas masing-masing.

Dalam memilih asuransi, kita juga harus menaksir kebutuhan uang pertanggungan. Kebutuhan pertanggungan asuransi jiwa, misalnya, dapat berdasar penghasilan atau pengeluaran seseorang. Ini juga terkait jangka waktu proteksi yang dibutuhkan. Misalnya sampai anak terkecil sudah punya penghasilan.

Setelah mengetahui uang pertanggungan dan masa proteksi, langkah terakhir adalah membuat simulasi perhitungan asuransi untuk mengetahui jumlah premi yang harus kita dibayarkan. Maklum, selain pengeluaran premi asuransi, sebuah keluarga pasti memiliki daftar panjang pengeluaran-pengeluaran pokok lainnya yang juga tak boleh diabaikan.

Untuk merencanakan keuangan keluarga anda, silahkan kunjungi website kami di :

www.asuransiprudentiall.wordpress.com

 

Kami siap melayani segala kebutuhan anda.

Asuransi Prudential Indonesia Catat 32% Pertumbuhan Pendapatan Premi Bisnis Baru di Semester Pertama 2013

Asuransi Prudential Indonesia menjaga kinerja keuangannya tetap konsisten dan kuat pada semester pertama 2013 dengan pendapatan premi bisnis baru meningkat 32 persen menjadi Rp 5,9 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini berkontribusi pada 30 persen pertumbuhan pendapatan premi total yang mencapai Rp 11,8 triliun. Total aset Asuransi Prudential Indonesia pada semester pertama juga naik 31 persen menjadi Rp 46,5 triliun.

Sampai dengan 30 Juni 2013, Asuransi Prudential Indonesia juga membayar total klaim dan manfaat sebesar Rp 4,7 triliun, yang merupakan wujud komitmen Asuransi Prudential Indonesia memenuhi janjinya untuk membantu melindungi lebih dari 1,9 juta nasabahnya di saat mereka membutuhkan.
William Kuan, Presiden Direktur Prudential Indonesia mengaitkan pertumbuhan perusahaan yang terus berlanjut tersebut dengan kekuatan merek Prudential, pertumbuhan dan produktivitas agen, ekspansi produk dan program layanan pelanggan serta program tanggung jawab social perusahaan yang menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan. Pada semester pertama 2013, komitmen Prudential Indonesia untuk terus berinovasi ditunjukkan dengan meluncurkan:

  • PRUlink Indonesia Greater China Equity Fund – dana investasi unit-link pertama di Indonesia yang memungkinkan nasabah untuk mengalokasikan sebagian premi unit-link mereka untuk berinvestasi di wilayah China dan sekitarnya yaitu China, Hong Kong dan Taiwan, baik dalam mata uang Rupiah atau Dollar Amerika.
  • PRUaman –. sebuah produk asuransi mikro yang bisa diakses oleh lapisan masyarakat yang lebih luas, sehingga mereka dapat menyadari manfaat dari perlindungan asuransi.
  • PRUaccess – Pengembangan portal layanan nasabah Asuransi Prudential Indonesia yang untuk pertama kalinya memudahkan nasabah tidak hanya mengetahui informasi polis, tetapi juga memudahkan mereka dalam melacak proses klaim dan melakukan transaksi secara elektronik, seperti menambah atau memindahkan dana menggunakan komputer dan smartphone yang mereka miliki.

www.asuransiprudentiall.wordpress.com

William Kuan mengatakan, “Di Indonesia, semakin banyak orang menyadari peran penting asuransi dalam memberikan perlindungan dan stabilitas untuk perencanaan keuangan jangka panjang. Kami berkomitmen untuk mendengarkan nasabah kami dan memastikan kami memiliki rangkaian produk dan jasa yang memenuhi kebutuhan masing-masing nasabah.”
Dia melanjutkan, “Untuk beberapa segmen pasar, ini berarti berinvestasi pada produk dan jasa yang lebih menarik yang menawarkan lebih banyak pilihan perlindungan dan kendali investasi. Sementara untuk segmen lainnya, menciptakan produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berpikir mereka tidak mampu mendapatkan perlindungan asuransi. Kemampuan kami untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan memenuhi kebutuhan berbagai segmen dalam menyediakan berbagai produk dan layanan, tentunya akan memperkuat komitmen kami terhadap pemenuhan kebutuhan nasabah, meningkatkan kesadaran akan pentingnya berasuransi dan memastikan keberlanjutan bisnis kami di Indonesia.”

KOMITMEN TERHADAP MASYARAKAT
Asuransi Prudential Indonesia kembali menegaskan inisiatifnya untuk terus berkontribusi kepada masyarakat melalui penguatan infrastruktur industri asuransi di Indonesia dan mempromosikan literasi keuangan ke berbagai penjuru Indonesia.
Pada Agustus 2013, disamping membuka program peminatan Aktuaria dengan Universitas Indonesia, Asuransi Prudential Indonesia juga terus mempromosikan literasi keuangan dengan sebuah program utama untuk menyasar berbagai target, seperti Cha-ching Money Smart Kids untuk anak-anak, serta bekerja sama dengan berbagai mitra untuk lokakarya literasi keuangan bagi para wanita dan pengusaha kecil di berbagai kota di Indonesia.
Untuk menyelenggarakan program literasi keuangan yang lebih komprehensif dan mencapai lebih banyak orang pada beberapa tahun ke depan, Prudential Indonesia juga mengumumkan komitmen untuk menginvestasikan dana sebesar USD 10 juta atau Rp 100 miliar, untuk jangka waktu selama tiga sampai lima tahun ke depan untuk meningkatkan literasi keuangan dan pembangunan kapasitas industri asuransi di Indonesia.
“Kami tidak hanya mengukur kesuksesan bisnis kami dengan pertumbuhan keuangan tetapi juga melalui upaya kami dalam menciptakan perbedaan bagi masyarakat dan menyentuh kehidupan banyak orang. Kami senantiasa berterima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia sehingga kami dapat melanjutkan pertumbuhan bisnis kami dan memperluas program tanggung jawab sosial perusahaan yang bertema “A Million Hearts for a Million Dreams”, dan terus berupaya menemukan cara baru dalam membantu masyarakat di Indonesia menyiapkan masa depan finansial yang lebih cerah dan aman,” kata Kuan.